Dosen Universitas Jember dan Istri Tewas Disambar Kereta Api

Kondisi korban saat dievakuasi warga usai tertabrak kereta api. (foto : Ming Prahasta / Jatim TIMES)
Kondisi korban saat dievakuasi warga usai tertabrak kereta api. (foto : Ming Prahasta / Jatim TIMES)

TRENGGALEKTIMES, JATIMES – Perlintasan rel kereta api swadaya di Jalan Mangga Patrang Jember atau tepatnya di Dinas Peralatan Lapangan Angkatan Darat (DPLAD) Perumahan Benglap V/Brawijaya Jember memakan korban. Askin (49), salah satu dosen Fakultas Pertanian Universitas Jember (Unej), bersama  Istrinya, Inggar (40), tewas di lokasi kejadian usai tertabrak Kereta Api Tawangalun jurusan Banyuwangi-Malang yang dimasinisi Rendra dan Henpi, Selasa (2/7/2019).

Informasi yang berhasil dihimpun, pasangan suami istri itu mengendarai sepeda motor matik Vario dengan nopol P 6901 QK. Mereka hendak pulang ke rumahnya yang ada di Mastrip usai mengajar di Pondok Pesantren Ibnu Katsir yang ada di lingkungan Cangkring Patrang.

Saat melintasi rel kereta api di depan DPLAD, korban tidak mengetahui jika dari arah utara ada Kereta Api Tawangalun karena palang pintu tidak ditutup. Beberapa saksi mata juga menyatakan, pada saat kejadian, palang pintu belum sempat ditutup karena baru saja pergantian shift jaga. Kebetulan yang jaga sedang buang air kecil dan secara bersamaan, kedua korban melintas dari arah barat.

“Perlintasan ini memang dikelola secara swadaya. Awalnya dijaga oleh Toha, warga sekitar. Terus ganti shift dijaga oleh Giman, tukang becak. Cuma saat kereta lewat, dia pas buang air kecil. Karena palang pintu belum ditutup, korban nyelonong. Sebenarnya kami sudah mengingatkan kalau akan ada kereta lewat,” ujar Suparto, salah satu saksi mata di lokasi kejadian.

Akibat kejadian ini,  pasangan suami istri yang juga pengurus Pondok Pesantren Ibnu Katsir itu meninggal di tempat dengan kondisi mengenaskan. Tubuh Askin  terpotong beberapa bagian. Sedangkan  istrinya meninggal dengan luka di kepala.

 Askin sendiri terseret kereta api sejauh 50 meter. Sementara Inggar terseret 100 meter. Sepeda motor korban terseret sejauh 1 km dari lokasi kejadian.

 

Pewarta : Moh. Ali Mahrus
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : JatimTIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]trenggalektimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]trenggalektimes.com | marketing[at]trenggalektimes.com
Top