Tim Hukum Prabowo-Sandi Ungkap Kecurangan Maruf Amin yang Belum Mengundurkan Diri sebagai Pejabat BUMN dalam Sidang PHPU

Ketua tim hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto saat membacakan permohonan di sidang PHPU. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)
Ketua tim hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto saat membacakan permohonan di sidang PHPU. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)

TRENGGALEKTIMES, JATIMES – Ketua tim hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto membacakan permohonan yang mengungkapkan kecurangan Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin pada saat sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Jumat (14/6).

Bambang menyatakan pihaknya menemukan bahwa calon wakil presiden nomor urut 1 tidak mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Undang-undang Pemilu nomor 7 Tahun 2017 
Pasal 227 huruf P Undang-undang nomor 7 Tahun 2017 yang mengatur tentang syarat calon wakil presiden menyatakan dengan tegas bahwa seorang calon harus ada surat keterangan mengundurkan diri atau pengunduran diri dari karyawan atau pejabat BUMN ketika ditetapkan sebagai calon," jelasnya.

Sementara, lanjutnya, nama Ma'ruf Amin ternyata masih tercantum dalam website resmi Bank BUMN yaitu Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah.

"Dan sampai hari ini status calon wakil presiden Ma'ruf Amin tidak berubah," pungkasnya.

Dalam kesempatannya, Bambang juga menyatakan bahwa penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara pada Pemilu 2019 tidak sah secara hukum karena perolehan suara paslon nomor urut 01 dengan suara sebanyak 85.607.362 atau 55,50 persen dan paslon nomor urut 02 sebanyak 68.650.239 suara atau 44,50 persen sebenarnya ditetapkan melalui cara-cara yang tidak benar dan melawan hukum.

"Dengan disertai dengan penyalahgunaan kekuasaan presiden," imbuhnya.

Dikatakan Bambang, data perolehan suara yang benar menurut pemohon setidak-tidaknya yakni Jokowi-Ma'ruf Amin sebanyak 63.573.169 suara atau 48 persen.

"Sedangkan Prabowo Subianto - H. Sandiaga Salahuddin Uno sejumlah 68.650.239 atau 52 persen," pungkasnya.

Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : JatimTIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]trenggalektimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]trenggalektimes.com | marketing[at]trenggalektimes.com
Top