Sempat Didatangi Ormas Muslim, Muncul Video Permintaan Maaf Oppo Malang Soal Miras

Tangkapan layar video permintaan maaf Oppo Malang. (Foto: Dokumen MalangTIMES)
Tangkapan layar video permintaan maaf Oppo Malang. (Foto: Dokumen MalangTIMES)

TRENGGALEKTIMES, MALANG – Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Malang Kota yang "kecolongan" adanya pesta minuman beralkohol dalam kegiatan buka bersama yang digelar Oppo Malang. 

Namun, beredar video yang menunjukkan jajaran kepolisian mendampingi Oppo Malang menyampaikan permintaan maaf. 

Dalam video tersebut juga tampak perwakilan dari organisasi masyarakat (ormas) muslim Jama'ah Ansharu Syari'ah (JAS) Malang yang sebelumnya sempat mendatangi kantor Oppo Malang di Jalan Soekarno-Hatta. 

Video berdurasi 1 menit itu direkam di mako Polres Malang, kemarin (17/5/2019) siang. 

Video itu lantas disebarkan beberapa akun media sosial Facebook. Salah satunya, oleh akun bernama Hamzah Baya. 

Tampak PIC Event OPPO Malang, Wildan Rafky membacakan surat pernyataan permohonan maaf. 

"Saya, Wildan Rafky menyatakan bahwa saya memohon maaf sebesar-besarnya atas kelalaian saat acara buka bersama yang dilaksanakan pada 14 Mei 2019 di Hotel Atria. Karena pada akhir acara tersebut ada minuman beralkohol," ujarnya. 

"Saya memohon maaf pada MUI, JAS, NU dan juga semua warga muslim se Malang Raya. Demikian permohonan maaf saya, dan saya berjanji dengan sepenuh hati bahwa tidak akan terjadi hal sedemikian rupa dan hal yang sama di acara Oppo di acara buka bersama di manapun berada. Kiranya Allah SWT memberikan rahmat keimanannya pada kita semua," pungkasnya.

Sebelumnya, Jama'ah Ansharu Syari'ah (JAS) Malang mendatangi kantor OPPO Indonesia di komplek Apartemen Soekarno Hatta, Jalan Soekarno Hatta No. 2 Malang, Kamis (16/5/2019) siang. 

Seperti dilansir jurnalislam.com, kedatangan Ansharu Syari'ah untuk meminta penjelasan pihak OPPO terkait beredarnya video acara buka bersama yang digelar oleh OPPO dengan hidangan minuman bir.

Ketua Ansharusyariah Malang Fuad Ibrahim meminta agar kejadian tersebut tidak terulang dikemudian hari. 

"Kepada pihak OPPO Indonesia ke depannya agar tidak mengadakan event-event yang bernuansa keislaman akan tetapi pelaksanaannya jauh dari nilai-nilai keislaman," katanya. 

Sayangnya kedatangan Ansharusyariah hanya bertemu kepala administrasi kantor OPPO sehingga tidak bisa memberi penjelasan. 

Kemudian Ansharusyariah membawa persoalan ini ke kepolisian Polresta Malang. 

Ansharusyariah meminta kepolisian agar bertindak tegas atas acara buka bersama tersebut, dan meminta pihak OPPO meminta maaf kepada umat Islam. 

"Kami minta agar pihak kepolisian bertindak tegas dalam mensikapi acara bukber yang diselenggarakan oleh OPPO Indonesia tersebut, dan meminta agar kepolisian menekan pihak OPPO untuk membuat press release permintaan maaf kepada umat Islam," tegas Fuad.

Kepolisian berjanji akan menindaklanjuti persoalan ini dalam waktu dua hari dan akan pertemukan General Manager OPPO dengan Ansharusyariah. 

Sebagaimana diketahui, sehari sebelumnya viral di media sosial video dan foto-foto acara buka bersama oleh OPPO dengan hidangan dan minum bir bersama.

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]trenggalektimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]trenggalektimes.com | marketing[at]trenggalektimes.com
Top