Main Tampar Perempuan, Pilot Lion Air Dicari Reserse Polisi

Potongan video viral
Potongan video viral

TRENGGALEKTIMES, SURABAYA – Polrestabes Surabaya langsung bertindak atas adanya insiden pemukulan terhadap seorang pekerja perempuan di Hotel La Lisa, Jalan Ngagel, Surabaya. Aksi pemukulan tersebut cukup viral dan beredar di media sosial. Video dengan durasi sekitar satu menit. Dan korbannya diduga adalah seorang perempuan. 

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan mengatakan pihaknya sudah menyelidiki kasus pemukulan yang viral tersebut. "Tim kemarin sudah turun ke lokasi dan menanyakan kepada petugas hotel," ujarnya, Jum'at (3/5) sore.

Kini pihaknya masih menunggu laporan resmi dari korban yang merasa dipukul tersebut. "Pihak hotel sedang menyiapkan pengacara dan hendak lapor ke Polrestabes Surabaya. Ini kami sedang menunggu," lanjutnya.

Laporan tersebut menurut Rudi tetap perlu. Sebab, sebagai dasar dari pihaknya untuk bertindak nantinya. "Namun meskipun seandainya tidak lapor akan tetap kita lakukan rangkaian dari penyidikan," tegasnya.

Rudi menyampaikan sangat menyesal atas adanya tindakan tidak terpuji pilot maskapai swasta tersebut. Sebab sumber permasalahannya sepele saja. Yaitu, diduga tidak puas terhadap service setrika baju yang telah dilakukan. "Namun ya tidak bisa bertindak seperti itu," beber perwira dengan pangkat tiga melati ini.

Rudi memastikan pihaknya bakal menangani perkara ini. Korban masih ditunggu lapor dengan membawa bukti visum. "Nanti akan kita panggil juga pria yang diduga pelaku," tuturnya.

Rudi membenarkan jika pria yang melakukan pemukulan tersebut adalah seorang pilot. Yang bekerja di salah satu maskapai swasta. "Dia datang dan menginap di sana bersama lima orang. Tiga pramugari dan dua lainnya adalah pramugara," lanjut polisi yang bakal promosi menjadi wakil kepala Polda Lampung ini.

Korban sendiri dengan inisial AR. Dia berasal dari Madura. Dia mendapatkan penganiayaan dengan dipukul bagian kepalanya oleh pelaku.

Sementara itu dilansir dari Kompas.com pihak Lion Air tengah menangani kasus tindakan pemukulan yang diduga dilakukan salah satu pilotnya berinisial AG. Diketahui, AG diduga memukul salah satu pegawai hotel di Surabaya, Jawa Timur. 

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, langkah pertama yang dilakukan Lion Air adalah menonaktifkan pilot tersebut. "Atas hal tersebut, Lion Air sudah melaksanakan aturan perusahaan dengan tidak menugaskan AG sesuai profesinya atau tidak memberikan izin tugas terbang (grounded)," ujar Danang dalam keterangan tertulis, Kamis (2/5/2019).

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Surabaya TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]trenggalektimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]trenggalektimes.com | marketing[at]trenggalektimes.com
Top