Laga Arema vs Persebaya, Polisi Minta Kendaraan Plat L Berhati-Hati di Malang

Ilustrasi pertandingan Arema vs Persebaya (Doc MalangTIMES)
Ilustrasi pertandingan Arema vs Persebaya (Doc MalangTIMES)

TRENGGALEKTIMES, MALANG – Laga panas derby Jatim antara Arema dan Persebaya dalam gelaran Piala Presiden 2019, yang akan berlangsung besok (12/4/2019) rawan kerusuhan. 

Hal ini karena memang kedua klub besar tersebut telah menjadi rival atau musuh bebuyutan sejak lama.

Maka dari itu, polisi mengimbau masyarakat yang menggunakan kendaraan bernomor polisi Surabaya atau berplat L lebih berhati-hati ketika masuk ke Malang dan menjauhi kawasan stadion berlangsungnya pertandingan. 

Hal ini tentu saja bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi seperti adanya perusakan atau hal-hal lain.

"Kami mengimbau masyarakat yang menggunakan kendaraan plat L diharapkan hati-hati," ungkap Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri SIK, SH, MH (12/4/2019).

Dan terkait kabar atau isu yang merebak plat L dan plat W dilarang masuk ke Malang, Kapolres menegaskan, sejauh ini tidak ada pelarangan kendaraan plat L ataupun plat W masuk ke Malang.

"Kami tak melarang siapapun untuk masuk ke Malang, namun ya tadi kami mengimbau masyarakat yang memakai kendaraan plat untuk hati-hati," ungkapnya.

Terkait peran serta Polres Malang Kota dalam pengaman derby Jatim tersebut Polres Malang Kota menerjunkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang akan ikut menjaga keamanan di stadion. 

Sementara ada 350 personil yang akan mengamankan jalur yang akan dilewati, dimana nantinya Presiden akan hadir.  

"Polres Malang Kota sifatnya mendukung pengamanan yang dilakukan Polres Malang. Kami akan melakukan pengaman lalulintas sepanjang jalan dari perbatasan bandara hingga sampai perbatasan Sukun,"bebernya.

Sementara itu, terkait pelarangan tersebut, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan tidak ada pelarangan untuk masyarakat yang menggunakan kendaraan plat L masuk ke Malang Raya.

Maksud pelarangan itu berlaku di kawasan Stadion Kanjuruhan. 

"Boleh saja plat L ke Malang, yang dimaksud adalah mobil dan motor plat L tidak masuk ke stadion dan membawa bendera logo dan lambang klub tertentu untuk provokasi," ungkap Barung.

 

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]trenggalektimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]trenggalektimes.com | marketing[at]trenggalektimes.com
Top